Apa yang Harus Dilakukan dalam 48 Jam di Jeddah?
Hanya punya 48 jam di Pengantin Laut Merah, atau Jeddah? Itu sudah cukup untuk menjelajahi harta karun terbaik yang dikenal di kota ini! Dikenal sebagai kota pelabuhan kuno yang terletak di sepanjang pantai Laut Merah, kota ini dipenuhi dengan berbagai pesona, budaya, dan garis pantai. Ada berbagai hal yang bisa dilihat di Jeddah, mulai dari rumah-rumah kuno yang dibangun dengan terumbu karang hingga gedung pencakar langit modern yang ramping. Dan jika Anda tidak yakin tentang di mana memulai perjalanan Anda, tidak perlu khawatir! Panduan ini akan membantu Anda memaksimalkan kunjungan cepat Anda. Ayo kita mulai!
Hari 1
Hari pertama Anda di Jeddah adalah tentang menjelajahi jiwa kota ini—kombinasi sempurna antara keindahan tepi laut yang panoramik dan warisan yang kaya. Bersiaplah untuk menemukan permata budaya, pemandangan laut yang menakjubkan, dan lingkungan tua yang tidak pernah berhenti mengungkap daya tarik abadi kota ini.
Pagi: Kunjungi Jeddah Lama (Al Balad)
Salah satu tempat terbaik untuk dikunjungi di Jeddah adalah Al Balad, sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO yang berasal dari abad ketujuh. Dahulu, tempat ini merupakan pusat perdagangan yang berkembang pesat karena lokasinya di Laut Merah dan kedekatannya dengan Mekah, menerima para peziarah dan pebisnis dari seluruh dunia. Perpaduan budaya ini dengan indah mewakili arsitektur uniknya, dengan rumah-rumah batu karang dan balkon kayu yang dihias.
Ketika Anda berjalan melalui jalanan yang berkelok-kelok dan berbatu, Anda akan segera merasa seolah kembali ke era yang berbeda. Banyak bangunan masih berdiri tanpa tersentuh, dengan eksterior yang pudar dan pepohonan lebat yang menambah daya tariknya, sementara yang lain sedang direnovasi dengan hati-hati.
Jelajahi Museum Rumah Nassif
Sebuah situs sejarah yang signifikan dan pusat budaya, Museum Rumah Nassif—dibangun pada akhir abad kesembilan belas oleh mantan gubernur Jeddah—awalnya digunakan sebagai kediaman kerajaan untuk menyambut tamu terhormat. Kemudian, museum ini direnovasi menjadi perpustakaan umum, dengan sekitar 16.000 buku yang dapat diakses oleh semua orang. Meskipun buku-buku tersebut telah dipindahkan ke museum lain, Rumah Nassif tetap menjadi tempat yang menarik. Anda dapat berjalan-jalan melalui ruangan-ruangannya yang terpelihara dengan baik, arsitektur bersejarah, dan pameran terorganisir tentang sejarah budaya dan politik kota.
Siang: Puaskan Selera Anda di Al Baik
lapar? Tidak ada perjalanan ke Jeddah yang akan terasa lengkap tanpa menikmati ayam goreng legendaris di Al Baik. Diluncurkan pada tahun 1974, Al Baik dikenal dengan ikan renyahnya, ayam goreng yang kriuk, kentang goreng emas, dan saus bawang putih serta tahini spesial, yang disukai oleh penduduk lokal maupun turis. Waralaba ini telah berkembang pesat selama bertahun-tahun, dengan banyak outlet di seluruh kota yang sering menarik antrean panjang pelanggan yang antusias.
Kunjungi Masjid Al Rahman – Masjid Terapung
Siapa yang bisa melewatkan kunjungan ke Masjid Al Rahman, salah satu atraksi ikonik Jeddah, terkenal dengan nama Masjid Terapung? Masjid ini dibangun di atas tiang di atas Laut Merah pada tahun 1985 dan menciptakan ilusi terapung di atas air, terutama saat pasang tinggi. Lokasinya dekat dengan Jeddah Promenade yang indah, menjadikannya tempat berhenti yang mudah setelah berjalan-jalan menikmati matahari terbenam.
Kubah masjid yang menakjubkan berwarna turquoise, fasad putih yang berkilau, dan kombinasi konstruksi modern dengan desain Islam historis menjadikannya unik. Ini adalah lokasi yang paling fotogenik selama jam-jam emas, ketika sinar matahari memberikan cahaya hangat, dan juga sangat megah setelah gelap.
Sore: Nikmati Matahari Terbenam di Jeddah Corniche
Bersantai di Corniche Jeddah saat matahari mulai terbenam di balik cakrawala. Jalur pantai sepanjang 30 kilometer di sepanjang Laut Merah ini menghadap ke barat, menjadikannya ideal untuk menikmati matahari terbenam. Yang mencuri perhatian utama adalah Jeddah Promenade, sebuah jalur pantai yang indah dipenuhi dengan toko-toko butik, kafe, dan aktivitas bergaya karnaval.
Dengan lampu-lampunya yang terang dan garis pantai biru berkilau, promenade ini berubah di malam hari, menciptakan suasana yang menakjubkan, hampir bercahaya. Mudah diakses, terdapat tempat parkir gratis yang terletak tidak jauh dari sini.
Hari 2
Hari kedua Anda akan mencakup kunjungan ke permata dan keajaiban alam Jeddah yang paling fenomenal. Dari keajaiban geologis hingga tempat-tempat spiritual, kota ini memiliki lebih banyak daripada yang terlihat!
Jelajahi Kawah Al Wabah
Jelajahi sedikit lebih awal untuk perjalanan setengah hari ke Kawah Al Wabah, sebuah keajaiban vulkanik alami yang fantastis yang terletak sekitar 330 kilometer dari Jeddah. Kawah besar yang bulat sempurna ini memiliki kedalaman sekitar 250 meter dan diameter 2 kilometer. Asal usul sebenarnya tidak diketahui; namun, diyakini bahwa itu terjadi sebagai akibat dari ledakan vulkanik.
Sebuah jalur di sepanjang tepi memungkinkan pengunjung untuk menjelajah dengan aman, dan gubuk-gubuk teduh menyediakan area istirahat. Yang membuat kawah ini unik adalah lantainya, yang ditutupi dengan kristal fosfat natrium putih, menciptakan pemandangan aneh yang hampir seperti alien.
Sore: Nikmati Bersama Keluarga di Taman Hiburan Jeddah
Kembali ke kota untuk menjelajahi salah satu tempat terbaik untuk dikunjungi di Jeddah bagi kesenangan keluarga di Al Shallal Theme Park, yang terletak di Corniche, buka setiap hari dari pukul 5 sore. Anak-anak ikut? Jangan khawatir! Dengan berbagai aktivitas anak seperti skating, permainan arcade, naik perahu, wahana petualangan, dan pilihan tempat makan, Anda dapat membuat mereka terlibat dalam jangka panjang.
Opsi lain adalah Atallah Happy Land Park, yang terletak di Corniche Road, dengan lebih dari 100 wahana, bowling, panjat tebing, bioskop 6D, ice skating, dan air mancur musik.
Anda juga dapat mengunjungi Jungle Theme Park (Mersel Village), dekat dengan Bandara Internasional King Abdul Aziz, yang menawarkan suasana bertema safari Afrika dengan pertunjukan sirkus, pertunjukan singa langsung, dan wahana permainan.
Sore: Terkagum oleh Air Mancur Raja Fahd
Akiri perjalanan Anda di Jeddah dengan memanjakan mata Anda dengan pemandangan Air Mancur King Fahad yang menyemprotkan air setinggi 260 meter (853 kaki)! Terletak tepat di selatan Jeddah Promenade, Air Mancur King Fahad adalah yang tertinggi di dunia. Pertunjukan air ini dapat dilihat dari banyak tempat di pusat Jeddah, tetapi tidak secara langsung dari Jeddah Promenade karena adanya bangunan di sekitarnya.
Untuk mengalami pemandangan terbaik, kunjungi Al-Hamra Corniche atau Taman Middle Corniche, yang keduanya menawarkan pemandangan yang jelas dan lokasi tepi laut yang tenang. Air mancur ini terutama bersinar saat matahari terbenam dan malam hari ketika diterangi dengan indah melawan langit gelap. Tempat parkir juga tersedia dekat Corniche, sehingga Anda dapat mengunjungi tempat tersebut tanpa khawatir.

